Friday, November 13, 2015

[TIPS] Memilih Kitchen Sink Ideal: Material

Source: https://pixabay.com/
Buat sebagian orang, bahan pembuat sebuah kitchen sink bukan menjadi prioritas yang perlu dipertimbangkan masak-masak. Namun, perlu diketahui bahwa jenis kegiatan Anda di dapur turut mempengaruhi bahan bak cuci piring yang Anda butuhkan.


Berikut ini adalah macam-macam jenis bahan pembuat bak cuci piring yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan dapur Anda:
Eric by www.halmarsanitary.com
a. Stainless steel
  • PLUS Bahan ini merupakan bahan yang paling tahan lama. Selain itu, bak cuci piring yang berbahan stainless steel juga cenderung lebih mudah dibersihkan mengingat noda tidak mudah tertinggal di atasnya. Bak cuci piring yang terbuat dari stainless steel dapat disesuaikan dengan berbagai macam model desain dapur. Modelnya cenderung fleksibel, maka tak heran banyak yang tertarik untuk menggunakannya.
  • MINUS Bahan logam seperti ini dapat meninggalkan bekas goresan, namun noda ini dapat dibaurkan dengan sikat khusus. Selain itu, bila air yang Anda gunakan kurang bersih, dapat meninggalkan bekas noda air di atas bak cuci piring berbahan stainless steel ini.

Diana by www.halmarsanitary.com
b. Porselen
  • PLUS Bak cuci piring dengan bahan porselen merupakan model tradisional yang kerap dipakai beberapa dekade yang lalu. Namun bukan berarti tidak bisa dipakai di masa sekarang :) Modelnya klasik dan cocok diterapkan di desain dapur yang vintage. Apabila Anda menyukai pemakaian warna pada perabot di rumah, maka kitchen sink dengan bahan porselen merupakan pilihan Anda.
  • MINUS Sayangnya, bahan porselen itu rawan terkelupas dan juga meninggalkan bekas berwarna hitam. Bahan ini juga tidak lepas dari resiko pecah bila Anda kurang hati-hati dalam memakainya. Selain itu, meletakkan perangkat memasak yang masih dalam kondisi panas dapat meninggalkan noda pada bak yang susah dibersihkan.
c. Granit
  • PLUS Terbuat dari partikel granit dan polymer, bahan-bahan ini tahan terhadap goresan dan tidak rawan terkelupas. Selain itu, bahan ini juga tidak menunjukkan noda bekas air di atasnya. Terutama untuk Anda yang tinggal di area dengan aliran air yang kurang bersih, Anda tidak perlu repot menghilangkan noda air di atasnya.
  • MINUS Granit dengan bahan yang berwarna lebih terang sayangnya masih meninggalkan noda ketika terkena air yang kotor atau makanan dengan pewarna yang pekat. Untuk itu, perawatan khusus diperlukan guna menjaga lapisannya tetap bersih dari noda. 


Soapstone | Source: http://www.mirasolsoapstone.com/
d. Batu alam
  • PLUS Bak yang terbuat dari batu alam (bahan paling populer yaitu soapstone) dapat tampil serasi dengan keseluruhan desain meja dapur atau pantry Anda. Dengan memanfaatkan bahan batu alam ini sebagai elemen desain di dapur Anda, ruangan masak Anda akan tampil elegan dan otentik.
  • MINUS Bahan ini cenderung menelan biaya yang cukup besar. Selain itu rawan tergores dan terkelupas/pecah. Lalu juga dibutuhkan produk pembersih khusus untuk menjaganya tetap bersih dari noda dan tidak cepat kusam.

***

Nantikan post selanjutnya mengenai aspek lain yang perlu diperhatikan ketika memilih kitchen sink yang tepat untuk dapur idaman Anda.
Sampai jumpa minggu depan! :)



Tips ini dipersembahkan oleh www.halmarsanitary.com

4 comments: